Ada Pasar Apresiasi, Ribuan Orang Gruduk Kawasan Gedung DPRD Purworejo

Diposting pada

 

Purworejo,(Suluh.info) — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Purworejo menggelar acara bernama Pasar Apresiasi selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu (3-5/10), di kawasan Gedung DPRD Kabupaten Purworejo.

Acara ini bertujuan untuk memperingati semangat Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, serta Hari Jadi ke-75 DPRD Kabupaten Purworejo. Pasar Apresiasi diharapkan menjadi wadah pertemuan dan pembelajaran bagi seluruh lapisan masyarakat Purworejo melalui seni, budaya, dan untuk meningkatkan cinta terhadap lokalitas daerah.

Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, secara simbolis membuka Pasar Apresiasi di Panggung Gotong Royong di depan Gedung DPRD pada Jumat (3/11) siang. Acara ini dihadiri oleh Plt Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Wakil Ketua DPRD Kelik Susilo Ardani, Yophi Prabowo, Fran Suharmaji, anggota DPRD lainnya, jajaran Forkopimda, dan kepala OPD terkait.

Pada hari pertama, Pasar Apresiasi dihadiri oleh ribuan pengunjung dan diwarnai oleh 252 pelajar yang mengikuti lomba mewarnai dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika” untuk siswa TK/PAUD. Ada juga lomba menggambar untuk siswa SD kelas 1 hingga 6 dengan total peserta sekitar 180 siswa. Acara ini juga mencakup Lomba Fashion Show dengan tema “Pakaian Adat Nusantara” yang diikuti oleh siswa tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP dengan jumlah peserta sekitar 215.

Kepala Dindikbud Purworejo, Wasit Diono, menjelaskan bahwa Pasar Apresiasi diadakan dengan semangat Pancasila, aktualisasi diri, pelestarian tradisi, dan promosi gaya hidup berkelanjutan kepada masyarakat. Acara ini menjadi titik pertemuan berbagai potensi, termasuk seni budaya, tradisi, produk UMKM, dan kuliner khas kecamatan di Kabupaten Purworejo.

“Konsep seperti ini pertama kali digelar dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat,” katanya.

Acara ini melibatkan pelaku UMKM dan seni budaya dari 16 kecamatan. UMKM fokus pada produk kuliner lokal Purworejo dengan konsep gubug pameran UMKM.

“Hari kedua akan ada Lomba Festival Band Pelajar dengan 16 band pendaftar dari sekolah di Kabupaten Purworejo. Selain itu, akan ada Lomba Makanan/Jajanan Khas ‘Gastronomi Fest’ yang diikuti oleh perwakilan masing-masing kecamatan dengan mengusung makanan khas kecamatan,” tambahnya.

Hari kedua juga akan menjadi saat diadakannya Parade Budaya yang melibatkan grup kesenian dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Purworejo untuk menampilkan seni tradisional.

Pada hari ketiga, Minggu, 5 November, akan diadakan Jalan Sehat dengan tema Heritage Walking Tour, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Peserta jalan sehat akan melewati rute heritage, termasuk berbagai lokasi penting di Purworejo.

Dion Agasi Setiabudi menyatakan bahwa Pasar Apresiasi bertujuan untuk membangkitkan rasa apresiasi terhadap kekayaan lokalitas daerah, sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda tentang kekayaan tradisi, kuliner lokal, jamu-jamu tradisional, dan budaya yang harus dijaga.

Pasar Apresiasi juga mengedukasi tentang pentingnya pengurangan penggunaan plastik untuk melestarikan lingkungan. UMKM didorong untuk mengurangi sampah plastik.

“Kita harus minimalisir penggunaan plastik dan mulai mengedukasi diri kita sendiri tentang kehidupan berkelanjutan. Kita harus memilah sampah kita dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai demi keberlanjutan bumi,” tandasnya.

Foto : Pasar Apresiasi Purworejo

Gambar Gravatar
BERPIKIR UNTUK MERDEKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *