Purworejo,(suluh.info)– Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, secara resmi membuka acara Sosialisasi dan Deklarasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) di Pendopo Kabupaten Purworejo pada hari Senin (18/03/2024). Acara ini dihadiri oleh 331 tenaga pendidik dari seluruh Kabupaten Purworejo.
Dalam sambutannya, Bupati menggarisbawahi pentingnya implementasi kebijakan untuk memperbaiki capaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Purworejo, dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan yang bersifat ramah anak.
“Melalui pengembangan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA), kita bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang memperhatikan hak-hak anak. Perspektif ini harus diadopsi oleh semua tenaga pendidik untuk memastikan perlindungan dan pemenuhan hak anak, termasuk dari kekerasan seperti bullying,” ujarnya.
Bupati juga mengajak semua satuan pendidikan untuk mengikuti deklarasi SRA sebagai komitmen bersama dalam mencapai tujuan SRA dan KLA.
“Dengan Purworejo masih berada di Predikat Pratama berdasarkan evaluasi KLA tahun 2023, kegiatan Sosialisasi dan Deklarasi SRA ini diharapkan dapat membantu meningkatkan capaian indikator KLA,” tambahnya.
Heny Safaryuni Tataningsih SH MAP dari DP3AMD menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk memperkuat pemahaman tenaga layanan pendidikan di semua Satuan Pendidikan tentang pentingnya pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui pengembangan SRA.
“Acara SRA ini diikuti oleh seluruh Kepala SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Purworejo, total 668 peserta dalam dua hari. Pembiayaan kegiatan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2024,” jelasnya.




