SULUH.INFO – Maraknya pemberitaan pembangunan Infraatruktur Desa Budi Aji kecamatan Simpang Pematang, mesuji Lampung, yakni terkait pembuatan sumur Bor juga dan peningkatan jalan menggunakan batu base kuat dugaan terjadi penyimpangan anggaran itu mengundang komentar beberapa pihak, diantaranya Lembaga Swadaya masyarakat Semangat Rakyat Baru (LSM SEMAR).
Firdaus Juliantara selaku ketua LSM SEMAR mengatakan bahwa pihaknya hari ini telah menurunkan tim investigasi guna meng kroscek terkait kabar yang beredar melalui beberapa media siber.
“Selaku lembaga yang mempunyai tugas salah satunya untuk kontrol sosial, pihak kami dalam hal ini LSM SEMAR telah menurunkan beberapa anggota guna investigasi langsung ke beberapa titik pekerjaan yang ada di desa budi aji, ” Tegasnya saat berbicara dengan media. ( jumat 16/08).
Disinggung terkait langkah selanjutnya mengenai temuan di lapangan, pria yang akrab disapa dengan panggilan Bang Edo ini menjelaskan bahwa telah terkumpul beberapa data dengan dugaan kuat.
“Sore tadi kami mendapati laporan dari rekan rekan tim investigasi bahwa memang terdapat beberapa dugaan yang mengarah pada tindak pidana korupsi, ” Tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga memaparkan, selain pembangunan sumur bor dan jalan base, tim yang diturunkan juga mendapati adanya pekerjaan lapangan futsal dengan nilai yang terbilang cukup lumayan.
“Pantauan tim kami bukan hanya di dua pekerjaan yaitu sumur bor dan jalan base, tapi, ada juga lapangan fulsal dengan pagu anggaran Rp 200 juta dan yang lebih miris lagi, rumor yang kami dapati untuk pekerjaan pembangunan balai desa yang hingga kini menelan dana kurang lebih Rp 700 juta namun belum jadi dan belum dapat di fungsikan, ” Tandasnya.
Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan pengkajian hasil infestigasi, dimana nantinya jika terdapat beberapa poin dugaan yang kuat kearah tindak pidana korupsi, maka pihaknya akan segera membuat laporan resmi kepada pihak yang berwajib. (Ard-Tim)




